Seiring dengan pertambahan usia, elastisitas kulit wajah akan menurun secara alami. Kulit wajah pun mengendur, bahkan pada beberapa orang tampak menggelambir. Hal ini bisa memengaruhi rasa percaya diri seseorang.

Salah satu prosedur medis yang dapat mengatasi kondisi fisik di atas adalah bedah plastik facelift. Sebelumnya, facelift hanya dilakukan untuk mengencangkan kulit, tapi kini dapat sekaligus mereposisi otot, kulit, dan lemak.

Hasil terbaik facelift dapat diperoleh pada seseorang yang masih memiliki elastisitas kulit. Operasi kecantikan ini melibatkan prosedur pengangkatan dan membuang kulit yang menggelambir. Selanjutnya kulit wajah akan ditarik untuk diposisikan ulang.Durasi prosedur facelift beragam, mulai dari 2 jam hingga 6 jam, tergantung pada kondisi tiap pasien. Prosedur facelift dimulai dengan sayatan pada rambut atau garis rambut bagian atas dan bagian depan telinga. Sayatan kemudian diteruskan ke bawah telinga hingga berakhir di garis rambut bagian belakang telinga. Dokter kemudian akan menarik/menata otot, kulit, dan lemak, sesuai kebutuhan, lalu menjahit bekas sayatan.

Perban akan dibuka dalam beberapa hari. Pada 2-3 minggu pertama, pasien masih mengalami memar dan bengkak, dan harus kembali memeriksakan diri. Di masa itu, dokter juga akan melepaskan jahitan. Proses pemulihan setelah facelift bisa berbeda pada tiap orang. Pada umumnya, hasil dari prosedur facelift dapat bertahan hingga sekitar 5-10 tahun. Penampilan Anda akan terlihat lebih muda.