Scaling gigiadalah proses pembersihan karang gigi. Karang gigi, atau yang biasa disebut kalkulus di dunia kedokteran gigi, adalah tumpukan plak yang telah termineralisasi kemudian menempel dan mengeras pada gigi. Jika gigi sudah mulai berlubang dan tidak segera ditangani, maka kerusakan yang ditimbulkan bisa menjadi lebih parah, dan dibutuhkan untuk mencabut gigi. Scaling yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi risiko kerusakan gigi.

Pada dasarnya gigi memiliki kemampuan untuk membersihkan diri melalui saliva (air ludah), tetapi pada gigi yang sudah terbentuk karang gigi, kemampuan ini menurun sehingga dibutuhkan perawatan tambahan untuk membersihkan gigi. Ketika kemampuan gigi untuk membersihkan diri menurun, besar kemungkinan bakteri akan lebih mudah menempel pada karang gigi dan menyebabkan timbulnya karies gigi.

Dampak lain dari karang gigi adalah perubahan warna gigi, terutama jika si pemilik gigi sering mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa mengubah warna, seperti teh dan kopi. Merokok juga salah satu penyebab berubahnya warna gigi, tak hanya menguning, tetapi juga bisa sampai menjadi kehitaman. Dengan adanya bakteri yang menempel pada gigi, maka ada kemungkinan juga jaringan pendukung gigi menjadi terganggu. Gejalanya bisa diketahui dari bau mulut yang tidak sedap, gusi meradang dan berwarna merah (bahkan mudah berdarah), dan yang paling parah adalah gusi membengkak yang menimbulkan kegoyahan pada gigi.

Idealnya, pembersihan karang gigi dilakukan setiap enam bulan sekali, sama seperti memeriksa gigi.