Stem cells atau yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia sebagai sel punca, adalah sel yang belum memiliki fungsi khusus, dapat memperbaharui dan membelah diri menjadi sel yang sejenis atau mengubah diri (berdiferensiasi) menjadi jenis sel yang sama sekali berbeda tergantung lingkungannya. Karena sifat tersebut, sel punca diyakini memiliki efek anti penuaan karena dapat digunakan untuk mengisi dan memperbaharui sel jaringan yang rusak.

Penuaan adalah proses yang kompleks, di mana sel-sel tubuh manusia, termasuk sel-sel punca perlahan-lahan rusak dan akhirnya mati.Terapi sel punca dapat memperlambat, menghentikan, bahkan memutar-balikkan proses penuaan, karena sel-sel ini memiliki manfaat anti penuaan yang unik. Ia mampu cara memperbarui dan memperbaiki sel dan organ.

Terapi sel punca dilakukan dengan memakai sel punca pasien sendiri. Sel-sel tersebut diekstraksikan, lalu dimasukkan kembali ke tubuh pasien sendiri. Sel punca dapat meremajakan kulit wajah, tubuh, organ-organ, dan membuat tubuh terasa lebih bugar. Perawatan anti penuaan dengan sel punca juga memperbaiki kemampuan fisik, kesehatan rambut, dan mengurangi atau menghilangkan gejala-gejala penuaan lainnya seperti sering lupa, konsentrasi yang menurun, kelelahan, kerutan pada kulit, flek-flek akibat penuaan kulit, rasa sakit dan kaku pada sendi, dan gejala-gejala lainnya. Terapi ini juga meningkatkan energi dan mengurangi rasa mudah lelah.